Selasa, 18 Juni 2013

Anakku, Harta tak Ternilai!

Agus Subiyakto *
http://sastra-indonesia.com

Alhamdulillah, syukur yang tak ternilai! Tatkala Allah menganugrahi putra kecil yang mewarnai keseharian kami. Setelah penantian panjang serta kegagalan mendapatkan anak untuk yang kesekian kali. Perlu diketahui, anakku kini anak kedua kehamilan, yang ketiga lewat operasi sesar. Kehamilan kedua, tak bisa dipertahankan, kakaknya Akmal atau anak pertama telah meninggal, dikala masih bayi karena sakit, pun adiknya Amira, anak ketiga meninggal dunia sebab sakit juga. Begitulah yang terjadi atas keluarga kami.

Saat itu belum bisa menerima kenyatan, sempat protes kepada Allah, “Mengapa menimpakan musibah ini; apa salah kami? Apakah terlalu banyak dosa? Allah begitu tega pada kami, ini tak adil!” kataku dalam hati. Untunglah segera sadar, tidak larut dalam kesedihan lara nun lama. Lantas kami insaf, bahwa ini suratan takdir yang harus dijalani.

Mengingat usia kami tidak muda lagi, tentu kehadiran anak bagai harta tak ternilai. Ini berkat kesabaran, kepasrahan, pun doa semua sahabat, kerabat, terutama orang tua kami. Alhamdulillah, Allah masih memberi amanat pada kami untuk memiliki anak, walau sebelumnya merasa hidup ini hampa, tanpa tangisan bayi. Bahkan minder, mungkin juga stres dan malu pada para sahabat, terutama teman kerja. Mereka selalu bertanya, berapa anakmu? Kelas berapa anakmu? Pula pernah diledek mandul. Ini menyakitkan! Kami terus bangkit dari kesedihan, sedari prasangka buruk kepada Allah, demi mendapati keturunan.

Kini anakku semakin besar dan lucu, sudah akan naik kelas dua SD. Setiap hari, banyak waktu kami habiskan bertiga untuk bermain, bercanda, belajar dalam bahagia; bersemangat menjalani hidup, tidak minder lagi. Rumah menjelma terang, adanya cahaya yang menyinari jalan setiap lelangkah kami. Ini amanah kami untuk mendidiknya, mengajarkan akhlak yang mulia.

Kami yakin, anak ialah permata atau pun pelita masa depan. Terlahir atas fitrah nan fitri, seperti kertas putih belum ada tulisanya, maka baik-buruknya anak tergantung orang tuanya. Untuk itu, kami selalu curahkan bersegenap perhatian, agar sehat, cerdas, pemberani, tidak cengeng; patuh kepada kedua orang tuanya, beriman, bertaqwa, dan tentu menjadi anak sholeh.

Karena kesibukan serta keterbatasan kami, tak bisa melayaninya berlebih. Maka kupercayakan menimba ilmu, di sekolah Islam yang punyai visi dan misi bagus, yakni Sekolah Islam Terpadu Qurrota A’yun, sejak dari Taman Kanak-kanak.

Melihat perkembangan anakku sedari bertambahnya hari ke hari, ada saja yang berubah, sedari fisik, motorik, ucapan, tingkah laku, yang membuat tertawa, tersenyum dan lainnya. Kebahagianlah yang kami rasa, sehingga menerbitkan syukur tak terhingga kepada Sang Pencipta, tiada henti-hentinya terpanjatkan.

Suatu hari kami bertiga bercanda, bergurau dalam kamar. Terlontar dari mulut anakku sambil merengek, “Bapak…? Ibu…? Aku pingin adik, aku nggak punya adik, aku kesepian”. Jawabku, “Kan punya dik Nuha, anaknya Bulek Yeni, anaknya bulek juga adikmu.”

Permintaan untuk punya adik berkali-kali disampaikannya, saat itulah ingatanku kembali pada peristiwa yang pernah teralami. Begitu pedih dalam perjuangan berat, dengan resiko tinggi mempunyai anak lagi.

Tak terasa aku dan istriku menangis, lalu terdengar ucapan anakku, “mengapa Mas Akmal dan Adik Amira meninggal pak?” Aku terdiam lantas memberitahu pada anakku, “Ibu sudah tak bisa mengandung lagi, ibu sakit, jantungnya tak sehat. Mas Akmal dan Adik Amira, sudah ada di surga, besok Insyaallah kita dipertemukan oleh Allah di sana.” Itulah kenyataan! Rasanya, tiada mungkin mempunyai anak lagi, mengingat usia serta kesehatan istriku.

Kini anakku makin besar, tak lupa kami selalu memberi dorongan, demi mengembangkan segenap potensi yang dimiliki. Agar belajar giat, bersemangat meraih cita-citanya, dengan mengikutkan tambahan pelajaran di luar sekolah sesuai kemampuannya, untuk mendukung pelajarannya.

Alhamdulillah, anak kami prestasinya baik, tentu tak lupa memberi pujian baginya, demi lebih meningkatkan kualitasnya. Kami percaya, dengan motivasi dari orang tuanya, anak akan tampil yakin diri tidak ragu-ragu bersikap, serta merasakan dirinya diperhatikan, dihargai.

Inilah munajat kami, “Ya Allah, berikanlah kemampuan, kekuatan untuk mendidik anakku, jadikan anak yang sholeh, cerdas, sehat dan berprestasi, yang bisa menyelamatkan orang tuannya di akhirat nanti, amin…”

*) Agus Subiyakto, lahir di Madiun, 17 Agustus 1969, adalah Wali dari Ananda Aiman Abyakta Yahya (siswa kelas 1-Abu Bakar). Alamat sekarang di Jl. Astrokoro Tambakbayan Ponorogo. Penulis adalah suami dari Sri Supatmi.
Dijumput dari:  http://sastra-indonesia.com/2013/06/anakku-harta-tak-ternilai/

Tidak ada komentar:

Label

A Musthafa A Rodhi Murtadho A Wahyu Kristianto A. Mustofa Bisri A. Qorib Hidayatullah A. Zakky Zulhazmi A.J. Susmana A.S. Laksana Aang Fatihul Islam Abdul Azis Sukarno Abdul Aziz Rasjid Abdul Hadi W. M. Abdul Kadir Ibrahim Abdul Malik Abdul Wachid BS Abdullah al-Mustofa Abdullah Khusairi Abdurrahman Wahid Abidah El Khalieqy Abimanyu Abimardha Kurniawan Abroorza A. Yusra Acep Iwan Saidi Acep Zamzam Noor Achmad Maulani Adek Alwi Adhi Pandoyo Adrian Ramdani Afrizal Malna Agnes Rita Sulistyawati Aguk Irawan Mn Agus R. Sarjono Agus Riadi Agus Subiyakto Agus Sulton Aguslia Hidayah Ahda Imran Ahmad Farid Tuasikal Ahmad Fatoni Ahmad Kekal Hamdani Ahmad Luthfi Ahmad Muchlish Amrin Ahmad Nurhasim Ahmad Sahidah Ahmad Syauqi Sumbawi Ahmad Yulden Erwin Ahmad Zaini Ahmadie Thaha Ahmadun Yosi Herfanda Ainur Rasyid AJ Susmana Ajip Rosidi Akhiriyati Sundari Akhmad Muhaimin Azzet Alan Woods Alex R. Nainggolan Alexander Aur Alexander G.B. Alfian Dippahatang Ali Rif’an Aliela Alimuddin Alit S. Rini Alunk Estohank Ami Herman Amich Alhumami Amien Wangsitalaja Aming Aminoedhin Aminudin TH Siregar Ammilya Rostika Sari An. Ismanto Anaz Andaru Ratnasari Andhi Setyo Wibowo Andhika Prayoga Andong Buku #3 Andri Cahyadi Angela Anies Baswedan Anindita S Thayf Anjrah Lelono Broto Anton Kurnia Anton Sudibyo Anwar Holid Anwar Siswadi Aprinus Salam Arie MP Tamba Arif Hidayat Arif Zulkifli Arti Bumi Intaran AS Sumbawi Asarpin Asep Sambodja Asvi Warman Adam Awalludin GD Mualif Ayu Utami Azyumardi Azra Babe Derwan Bagja Hidayat Balada Bandung Mawardi Bayu Agustari Adha Beni Setia Benni Setiawan Benny Benke Bentara Budaya Yogyakarta Berita Bernadette Lilia Nova Bernando J. Sujibto Berthold Damshäuser Bhakti Hariani Binhad Nurrohmat Bokor Hutasuhut Bonari Nabonenar Brunel University London Budaya Budhi Setyawan Budi Darma Budi Hutasuhut Budi P. Hatees Budi Winarto Buku Kritik Sastra Camelia Mafaza Capres dan Cawapres 2019 Catatan Cecep Syamsul Hari Cerpen Chamim Kohari Choirul Rikzqa D. Dudu A.R D. Dudu AR D. Zawawi Imron Dahono Fitrianto Dahta Gautama Damanhuri Damar Juniarto Damhuri Muhammad Damiri Mahmud Dantje S Moeis Darju Prasetya Darma Putra Darman Moenir Darmanto Jatman Delvi Yandra Denny JA Denny Mizhar Dewi Anggraeni Dian Basuki Dian Hartati Dian Sukarno Dian Yanuardy Diana AV Sasa Dinar Rahayu Djenar Maesa Ayu Djoko Pitono Djoko Saryono Doddi Ahmad Fauji Dody Kristianto Donny Anggoro Donny Syofyan Dorothea Rosa Herliany Dwi Cipta Dwi Fitria Dwi Pranoto Dwi S. Wibowo Dwicipta Edeng Syamsul Ma’arif Edi Warsidi Edy Firmansyah EH Kartanegara Eka Alam Sari Eka Budianta Eka Kurniawan Ellyn Novellin Elnisya Mahendra Emha Ainun Nadjib Emil Amir Engkos Kosnadi Esai Esha Tegar Putra Evan Ys F. Budi Hardiman Fadly Rahman Fahmi Fahrudin Nasrulloh Faisal Kamandobat Fani Ayudea Fariz al-Nizar Faruk HT Fatah Yasin Noor Fatkhul Anas Fatkhul Aziz Film Fitri Yani Franditya Utomo Fuska Sani Evani Gabriel Garcia Marquez Gandra Gupta Garna Raditya Gde Artawan Geger Riyanto Gendhotwukir George Soedarsono Esthu Gerakan Surah Buku (GSB) Goenawan Mohamad Grathia Pitaloka Gunawan Budi Susanto Gunawan Tri Atmojo H. Supriono Muslich H.B. Jassin Hadi Napster Halim H.D. Hamberan Syahbana Hamidah Abdurrachman Han Gagas Hardi Hamzah Haris del Hakim Haris Priyatna Hasan Aspahani Hasan Junus Hasnan Bachtiar Helvy Tiana Rosa Helwatin Najwa Hendra Junaedi Hendra Makmur Hendriyo Widi Ismanto Hepi Andi Bastoni Heri Latief Heri Listianto Herry Firyansyah Heru Untung Leksono Hilal Ahmad Hilyatul Auliya Hudan Hidayat Hudan Nur Husnun N Djuraid I Nyoman Suaka Ibnu Rizal Ibnu Rusydi Ibnu Wahyudi IGK Tribana Ignas Kleden Ignatius Haryanto Iksan Basoeky Ilenk Rembulan Ilham khoiri Imam Jazuli Imam Nawawi Imamuddin SA Iman Budi Santosa Imelda Imron Arlado Imron Tohari Indiar Manggara Indira Margareta Indra Darmawan Indra Tjahyadi Indra Tranggono Indrian Koto Ingki Rinaldi Insaf Albert Tarigan Intan Hs Isbedy Stiawan ZS Ismail Amin Ismi Wahid Ivan Haris Iwan Gunadi Jacob Sumardjo Jafar Fakhrurozi Janual Aidi Javed Paul Syatha Jean-Marie Gustave Le Clezio JJ. Kusni Joko Pinurbo Joko Sandur Joko Widodo Joni Ariadinata Jual Buku Paket Hemat Julika Hasanah Julizar Kasiri Jumari HS Junaidi Jusuf AN Kadir Ruslan Kartika Candra Kasnadi Katrin Bandel Ketut Yuliarsa KH. Ma'ruf Amin Khaerudin Khalil Zuhdy Lawna Kholilul Rohman Ahmad Komunitas Deo Gratias Komunitas Teater Sekolah Kabupaten Gresik (KOTA SEGER) Korrie Layun Rampan Krisandi Dewi Kritik Sastra Kuswinarto Langgeng Widodo Lathifa Akmaliyah Leila S. Chudori Lenah Susianty Leon Agusta Lina Kelana Linda Sarmili Liston P. Siregar Liza Wahyuninto M Shoim Anwar M. Arman A.Z. M. Fadjroel Rachman M. Faizi M. Harya Ramdhoni M. Latief M. Wildan Habibi M. Yoesoef M.D. Atmaja Mahdi Idris Mahmud Jauhari Ali Mahwi Air Tawar Malkan Junaidi Maman S. Mahayana Mardi Luhung Marhalim Zaini Maria hartiningsih Maria Serenada Sinurat Maroeli Simbolon S. Sn Marsus Banjarbarat Marwanto Mas Ruscitadewi Masdharmadji Mashuri Masriadi Mawar Kusuma Wulan Max Arifin Melani Budianta Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia Mezra E. Pellondou Micky Hidayat Mihar Harahap Misbahus Surur Moh Samsul Arifin Moh. Syafari Firdaus Mohamad Asrori Mulky Mohammad Afifuddin Mohammad Fadlul Rahman Muh Kholid A.S. Muh. Muhlisin Muhajir Arifin Muhamad Sulhanudin Muhammad Al-Fayyadl Muhammad Amin Muhammad Azka Fahriza Muhammad Rain Muhammad Subhan Muhammad Zuriat Fadil Muhammadun A.S Muhidin M. Dahlan Musa Ismail Musfi Efrizal Mustafa Ismail Nafi’ah Al-Ma’rab Naskah Teater Nezar Patria Nina Setyawati Nirwan Ahmad Arsuka Noor H. Dee Noval Maliki Nunuy Nurhayati Nurani Soyomukti Nurel Javissyarqi Nurhadi BW Nurudin Octavio Paz Oliviaks Orasi Budaya Akhir Tahun 2018 Pablo Neruda Pamusuk Eneste Panda MT Siallagan Pandu Jakasurya PDS H.B. Jassin Philipus Parera Pradewi Tri Chatami Pramoedya Ananta Toer Pramono Pranita Dewi Pringadi AS Prosa Puisi Puisi Menolak Korupsi PuJa Puji Santosa Puput Amiranti N Purnawan Andra PUstaka puJAngga Putri Utami Putu Fajar Arcana Putu Wijaya Qaris Tajudin R. Sugiarti R. Timur Budi Raja Rachmad Djoko Pradopo Radhar Panca Dahana Rahmat Sudirman Rahmat Sularso Nh Raihul Fadjri Rainer Maria Rilke Raja Ali Haji Rakai Lukman Rakhmat Giryadi Raudal Tanjung Banua Reiny Dwinanda Remy Sylado Resensi Revolusi Riadi Ngasiran Ribut Wijoto Ridha al Qadri Ridwan Munawwar Rikobidik Riri Riris K. Toha-Sarumpaet Risang Anom Pujayanto Rizky Andriati Pohan Robert Frost Robin Al Kautsar Robin Dos Santos Soares Rodli TL Rofiqi Hasan Romi Febriyanto Saputro Rosihan Anwar RR Miranda Rudy Policarpus Rukardi S Yoga S. Jai S.I. Poeradisastra S.W. Teofani Sabam Siagian Sabrank Suparno Saiful Amin Ghofur Sainul Hermawan Sajak Sajak Joki Tobing Untuk Widuri Sajak Widuri Untuk Joki Tobing Sakinah Annisa Mariz Salamet Wahedi Salman Rusydie Anwar Samsudin Adlawi Sapardi Djoko Damono Sartika Dian Nuraini Sastra Sastra Gerilyawan Sastri Sunarti Satmoko Budi Santoso Saut Situmorang Sejarah Sekolah Literasi Gratis (SLG) SelaSastra SelaSastra ke #24 Selasih Seno Gumira Ajidarma Seno Joko Suyono Sergi Sutanto Shiny.ane el’poesya Sidik Nugroho Sigit Susanto Sihar Ramses Simatupang Simo Sungelebak Karanggeneng Lamongan Siti Sa’adah Sitok Srengenge Siwi Dwi Saputro Sjifa Amori Sofyan RH. Zaid Soni Farid Maulana Sony Prasetyotomo Sosiawan Leak Sri Wintala Achmad Sri Wulan Rujiati Mulyadi Subhan SD Suci Ayu Latifah Sulaiman Djaya Sulistiyo Suparno Sunaryo Broto Sunaryono Basuki Ks Sungatno Sunlie Thomas Alexander Sunudyantoro Suriali Andi Kustomo Suryadi Suryansyah Suryanto Sastroatmodjo Susi Ivvaty Susianna Susilowati Sutardji Calzoum Bachri Sutejo Suwardi Endraswara Syaifuddin Gani Syaiful Bahri Syam Sdp Syarif Hidayatullah Tajuddin Noor Ganie Tan Malaka Taufiq Ismail Taufiq Wr. Hidayat Teguh Trianton Tengsoe Tjahjono Th Pudjo Widijanto Thayeb Loh Angen Theresia Purbandini Tia Setiadi Tito Sianipar Tjahjono Widarmanto Tjahjono Widijanto Toko Buku Murah PUstaka puJAngga Tosa Poetra Tri Joko Susilo Triyanto Triwikromo Tu-ngang Iskandar Udo Z. Karzi Uly Giznawati Umar Fauzi Umar Kayam Undri Uniawati Universitas Indonesia UU Hamidy Vyan Tashwirul Afkar W Haryanto W.S. Rendra Wahyudin Wannofri Samry Warung Boenga Ketjil Waskiti G Sasongko Wawan Eko Yulianto Wawancara Web Warouw Wijang Wharek Wiko Antoni Wina Bojonegoro Wira Apri Pratiwi Wiratmo Soekito Wishnubroto Widarso Wiwik Hastuti Wiwik Hidayati Wong Wing King WS Rendra Xu Xi (Sussy Komala) Y. Thendra BP Y. Wibowo Yani Arifin Sholikin Yesi Devisa Yohanes Sehandi Yona Primadesi Yosi M. Giri Yusi Avianto Pareanom Yusri Fajar Yusrizal KW Yuval Noah Harari Yuyu AN Krisna Zaki Zubaidi Zalfeni Wimra Zawawi Se Zehan Zareez Zen Hae Zhaenal Fanani Zuarman Ahmad Zulfikar Akbar Zulhasril Nasir