Nurel
Javissyarqi
Sebenarnya
ingin ngelenceki bukunya, namun belum
ada kesempatan jauh, maka sekadarlah ucapan terima kasih, sebab bahasa
Indonesia sudah diperkenalkan di Jerman dengan ketekunan penuh piawai, atau ini
ikut-ikutan bijak seperti tulisannya; “Sebagai dosen bijaksana saya suka sekali
kalau mahasiswa banyak bertanya.”