Langsung ke konten utama

Postingan

Karya yang Berselancar di Arus Zaman

Sabrank Suparno *

Manusia wajib menikahi zamannya, hidup satu rumah sebagai suami-istri. Sementara zaman sebagai pasangan, adalah sosok yang tak bisa tua, sedangkan manusia sosok yang terbatas usia. Lantas bagaimanakah pergolakan bathin menyikapi pasangan yang konstanta?
Postingan terbaru

Sastra-Indonesia.com

[World Letters]